HoughtonlakeBoard.org

TIPS & EXPERT ADVICE ON ESSAYS, PAPERS & COLLEGE APPLICATIONS

·                        
PENGERTIAN
HOLISME

Holisme
adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa sistem alam
semesta,
baik yang bersifat fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi,  dan kebahasaan,
serta segala kelengkapannya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan
merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah. Sistem alam tidak dapat
dipahami apabila kita mempelajarinya dengan cara memisahkan bagian-bagiannya,  tetapi
dipelajari secara utuh sebagai suatu kesatuan.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

·       
Holisme  yang
bersifat fisik

Holisme dalam sifat fisik
adalah teori dimana beberapa bidang salah satunya ialah perawat, yang dimana
teori sistem holisme dalam sistem dunia keperawatan,  karna dalam teori sistem ini kita dapat
memahami seluruh kegiatan dalam aspek kesehatan dan sosial manusia. Keberhasilan sistem
pelayanan kesehatan yang terjalin pada  perawat, dokter atau tim kesehatan dapat lebih baik lagi dalam melayani masyarakat dalam
aspek dan pandangan yang baik juga. Untuk lebih mengutamakan kesehatan dan
keselamatan masryarakat dan dapat menjadi nilai baik dari masyarakat akan
pelayanannya. Para perawat juga harus memiliki pelayanan yang berkualitas
sehingga masyarakat merasa di utamakan dan di perhatikan dalam meningkatkan
kesehatan, sehingga tidak adanya perbedaan 
pendapat yang akan terjalin antara perawat dan pasien. Oleh karena itu
di dalam menerapkan prinsip-prinsip perubahan perawat harus di terapkan secara
bersamaan dan tidak membeda-bedakan sehingga dapat menyeluruh (Holisme). Sistem
pelayanan kesehatan yang ada dalam masyarakat sangat diperlukan dan dapat
berpengaruh dalam kehidupan masyarakat, apalagi bila seorang perawat berhasil
menerapkan praktek kesehatan yang baik. Karena dapat memudahkan seorang perawat
dalam menyelesaikan tugasnya sebagai seorang perawat dan nantinya dalam
melakukan pelayanan kesehatan dirumah sakit, seorang perawat akan bangga karena
dapat memberikan pelayanan terbaik.

·       
Holisme Yang Bersifat Sosial

Contoh
: Dalam Membangun Hubungan holisme dengan pelanggan

Membangun hubungan holisme
dengan pelanggan adalah hal yang paling penting dalam kegiatan pemasaran
keseluruhan proses membangun dan memelihara kerelasian dengan pelanggan yang
menguntungkan dengan menyampaikan nilai pelanggan dan kepuasan pelanggan. Aktifitas
ini mencangkup seluruh aspek dari mulai 
mencari, mempertahankan dan menumbuhkann pelanggan Perusahaan dapat
membangun hubungan holisme dengan berbagai tingkatan,tergantung dari target
pasarnya. Perusahaan juga bisa membangun hubungan yang menyeluruh dengan
tingkatan penuh dengan pelanggan. Beberapa Bank telah memberikan perhatian pada
pelanggan dengan simpanan besar  dengan beberapa
layanan yang lebih lama, tetapi perusahaan juga memberikan  pelayanan menyeluruh kepada pelanggan baru. Nasabah
yang akan mendapatkan pelayanan sopan, ramah menyapa pelanggan dari petugas
bank akan merasakan pelayanan yang puas.

Contoh
 :  Faktor sosial pada holisme yang mempengaruhi
perilaku konsumen

Faktor sosial pada holisme
yang mempengaruhi perilaku konsemen adalah faktor yang mempengaruhi perilaku
konsumen yang terbentuk dan berasal dari lingkungan sekitar. Aktivitas
sosialisasi seseorang dengan orang-orang disekelilingnya sehari-hari akan  membentuk pola perilaku yang khas pada
masyarakat. Termasuk faktor sosial adalah pengaruh kelompok dan keluarga.

Kelompok merupakan dua atau
lebih orang orang yang berintraksi atas dasar kesamaan aktivitas untuk mencapai
tujuan pribadi atau  tujuan bersama.
Dalam kehidupan sehari-hari orang tidak mungkin hidup sendiri, mereka
memerlukan orang lain. Kelompok dapat mempengaruhi secara langsung  terhadap seseorang yang menjadi anggotannya.

Keluarga adalah kelompok
sosia yang paling penting dalam mempengaruhi perilaku konsumen, khususnya pada
masyarakat yang memiliki budaya kekeluargaan. Keluarga merupakan sekumpulan
orang yang tinggal dalam  tempat yang
sama dan memiliki perilaku yang relatif sama oleh karena mereka memiliki
hubungan darah. Nilai-nilai kekeluargaan diturunkan oleh orang tuannya kepada
anaknya dan berlaku dalam keluarga secara keseluruhan (Holisme).

Contoh  : Pendekatan Holisme Pada Pendidikan Anak TK

Pendekatan holisme pada
pendidikan anak TK ialah pendidikan yang bertujuan untuk    membentuk dasar perkenalan dasar-dasar
pengetahuan anak, tidak dilihat dalam bentuk kaku melaikan melalui hubungan
langsung antara anak dengan lingkungannya. Pendekatan holisme tidak melihat
manusia dari aktivitasnya yang terpisah pada bagian-bagian tertentu, namun
manusia mahluk yang bersifat utuh dan tingkah lakunya tidak dapat dijelaskan
berdasarkan aktivitas bagian-bagiannya.

Proses pelaksana pendekatan
holisme pada pendidikan dapat mengajak anak dalam berbagai pengalaman kehidupan
nyata dan dapat mengalami peristiwa-peristiwa langsung yang diperoleh dari pengetahuan
kehidupan sehari-hari. Dengan demikian para orang tua/guru dapat menghidupkan
kecintaan anak akan pembelajaran. Pembelajaran yang dapat diciptakan dalam
proses pendidikan holisme harus dapat 
merangsang pertumbuhan kreativitas dan inovasi pribadi anak. Dengan
demikian anak dapat menjadi pribadi yang penuh rasa keingintahuannya yang dapat
belajar apapun yang mereka butuhkan. 

·       
Holisme Yang Bersifat Ekomomi

Contoh
:  Pemasaran holisme

Pemasaran Holisme adalah
suatu proses kegiatan dimana perusahaan menciptakan nilai untuk pelanggan
secara keseluruhan dan membangun hubungan baik dengan pelanggan dalam rangka
mendapatkan manfaat atau keuntungan yang utuh.Pemasaran dapat membantu
menangkap nilai pelanggan. Salah satu pandangan pemasaran holisme melihat dengan
tujuan  hubungan jangka panjang yang
benar-benar memuaskan dan mensejahterakan bersama diantara semua pihak yang
berkepentingan. Perusahaan harus melihat pelanggan sebagai bagian terpenting
didalam pengembangan perusahaan karena konsumen berperan penting dalam
keberhasilan atau pencapaian keuntungan perusahaan. Dalam konsep holisme
mengharuskan itu, mengabaikan pelanggan berarti perusahaan telah mengambil
langkah yang salah dan perusahaan akan mengalami kegagalan. Oleh sebab itu  maka pemasaran memiliki tahapan atau
langkah-langkah dalam kegiatan pemasaran.

Langkah-langkah kegiatan pemasaran holisme, yaitu :

     
1.           
Kegiatan
pemasaran diawali dengan aktivitas untuk memahami kebutuhan dan keinginan
pasar. Memahami kebutuhan merupakandasar dalam menentukan kegiatan pemasaran
selanjutnya.

     
2.           
Pada
saat kebutuhan pasar telah dipahami, maka yang perlu dilakukukan oleh pemasar
adalah merancang strategi pemasaran yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pasar
tersebut, sekaligus dapat meningkatkan manfaat bagi perusahaan.

     
3.           
Membangun
hubungan holisme yang dapat menguntungkan dan menciptakan kepuasan pelanggan
menjadi utama.

     
4.           
Menciptakan
nilai dari pelanggan untuk menciptakan keuntungan yang maksimal.

Contoh
:  Holisme Dalam Memulai Usaha Rumah
Tangga

Usaha rumah tangga adalah  bisnis yang dijalankan ditempat tinggal
sendiri,  Dalam hal ini holisme sangat
berperan penting dalam memulai usaha.Usaha ini dapat dilakukan sepenuhnya
dirumah,seperti membuat kue,mainan,kerajinan dll. Atau usaha tersebut seluruhnya
dapat dibuat diluar rumah. Dalam hal ini, promosi, penjualan, dan pembekuan
tetapi dikerjakan dirumah, seperti bisnis lain yang menghasilkan keuntungan.

Adapun kenggulan holisme dalam memulai usaha rumah
tangga :

·       
Dapat
memperoleh uang lebih banyak dalam usaha rumah tangga.

·       
Dapat
mendirikan usaha rumah tangga sementara mempunyai pekerjaan lain.

·       
Tidak
terikat dengan orang lain,karena kita sendiri pemilik usaha.

·       
Dapat
bekerja sedikit dan mencari serta memperoleh uang ekstra. Jika kondisi usaha
rumah tangga telah mengijinkan, pemilik dapat memperoleh dan meningkatkan
pendapatan kapan saja. Bandingkan

·       
Penghasilan
yang didapatkan lebih besar, di bandingkan bekerja dengan orang lain.

·       
Dapat
bertemu orang baru,dan melayani konsumen secara langsung.

·       
Holisme yang bersifat 
kebahasaan

Contoh
: Holisme
Yang Bersifat
Kebahasaan

Holisme dalam sifat kebahasaan
adalah suatu yang dapat ditemukan di berbagai belahan
dunia dan salah satu nya indonesia yang memiliki banyak suku dan bahasa. Di
setiap tempat daerah di indonesia hanya ada satu suku dan bahasa yang tidak
bisa di artikan dalam kesatuan bagian-bagian yang terpisah, dari segi bahasa, pakaian daerah, rumah adat, dan kesenian itu sangat
berbeda-beda di setiap tempat di indonesia.  Tetapi dalam sosial kehidupan yang semakin
maju membuat berbagai orang di daerah untuk bermigrasi dari satu tempat ke
tempat yang lain, yang membuat adanya perkawinan silang antar ras/ruku dan demikian membuat ada nya
penggabuang antara dua daerah dan kebudayaan akan tetapi tidak dapat membuat
suku pembaruan yang arti nya keturunan dari kedua perkawinan silang antar ras/suku tersebut akan memiliki dua suku
dan bahasa.

Contoh
: Penilaian Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia

Penilaian
pada Pembelajaran Bahasa Indonesia 
adalah pembelajaran yang mengarah dalam perkembangan dan kemajuan serta
pencapaian mahasiswa pada hal pengetahuan, sikap, dan keterampilan berbahasa
,baik secara lisan maupun tulisan. Oleh sebab itu dalam pembelajaran
bahasa  Indonesia penilaian holisme berpandangan mengenai unsur-unsur
bahasa seperti ejaan, struktur bahasa, dan kosakata. Dan dalam kemampuan
berbahasa ada empat keterampilan yaitu
(menyimak,
berbicar, membaca, dan menulis) merupakan kemampuan berbahasa yang saling
berkaitan erat. Oleh karena itu akan diperoleh anak secara bertahap dan terus menerus, sedangkan
pencapaian belajar bahasa  pada mahasiswa
itu sendiri tidak  terlepas dari latar
belakang keluarga, masyarakat, kecerdasan, sikap dan usaha mahasiswa sendiri.

Oleh
sebab
itu , tidaklah tepat  pada penilaian mahasiswa hanya didaasarkan pada hasil, tanpa melihat kerajinan
atau  kesopanan setiap  mahasiswa serta proses pembelajar yang dilaluinnya. Oleh karena itu, maka penilaian
belajar bahasa sebaiknya
dilakukan secara keseluruhan/utuh dan terus menerus, disajikan dalam  konteks
berbahasa yang  nyata,serta meliputi
aspek intelektual, dan sosial.

·       
STUDI KASUS

Dalam studi kasus
kali ini membuktikan bahwa holisme sangat berperan penting dalam kehidupan manusia,
dari segi fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi,  dan kebahasaan. Semua bersangkutan
dalam keseharian dalam hidup ini, semua itu tidak bisa di artikan dalam satu
arti ataupun bentuk, misalkan dalam segi ekonomi seseorang melakukan wirausaha
yang tidak tau akan hasil yang akan dia dapatkan, dia cumun cukup berusaha
tanpa tau hasilnya akan untung ataupun rugi, di sini dia harus mempunyai cara
atau teknik dagang agar bisa mendapatkan keuntung bukan kerugian, tapi semua
itu belum tentu bisa berhasil 100% karena tergantung dari apa yang dia jual, teknik
dagang yang seperti apa, daya beli masyarakat, dan naik turunya nilai jual, itu
akan berpengaruh dengan apa yang dia dapatkan, dari situ kita bisa memahami
arti dari holisme bahwa sistem alam tidak dapat dipahami apabila kita
mempelajarinya dengan cara memisahkan bagian-bagiannya. Semua sesuatu tidak bisa di tebak dan di atur
dalam segi apapun semua bergantung pada hal apa yang dia lakukan, semua riset
itu membuktikan bahwa holisme sangat berperan penting, perihal tersebut tidak
bisa dipamahi hanya dengan sebuah kata ataupun objek yang suatu saat bisa
berubah-ubah hasilnya. Karna dalam holisme sistem alam semesta tidak dapat di
mengerti dalam satu artian saja dan masih banyak yang harus di pahami dalam
sebuah bidang yang akan tetapi tidak bisa langsung kita mengetahui hasilnya
dalam sebuah riset ataupun pengertiannya, harus ada gerakan langsung untuk
berperan di bidang tersebut dan setiap bidang berbeda-beda hasil dan kasus yang
terjadi.

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Irvin!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out