HoughtonlakeBoard.org

TIPS & EXPERT ADVICE ON ESSAYS, PAPERS & COLLEGE APPLICATIONS

Para ahli pendidikan islam
telah sepakat bahwa maksud dari pendidikan dan pengajaran tidak hanya menambah
ilmu saja. Namun juga mendidik akhlak dan jiwa mereka, menanamkan rasa
fadhilah, mengajarkan kesopanan tinggi, dan mengajarkan mereka tentang
kejujuran dan kesucian.

Menurut Muhammad ‘Athijah Al-Abrasy, tujuan utama dari
pendidikan adalah mencapai suatu akhlak yang sempurna.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Intinya, tujuan dan pokok
utama dari pendidikan islam adalah mendidik budi pekerti dan pendidikan jiwa. Semua jenis mata pelajaran
haruslah mengandung pelajaran akhlak keagamaan, karena akhlak keagamaan adalah
akhlak yang tertinggi dan pokok, sedangkan akhlak yang mulia itu adalah pondasi
dari pendidikan islam.

Menurut Imam Ghazali menyimpulkan,
tujuan pendidikan yaitu: “Keutamaan dan pendekatan diri kepada Allah.” Biarpun
beraneka ragam ilmu yang dipelajari, biarpun beragam pula metode yang dituruti dan biarpun bertahun-tahun belajar, namun tujuan itu tetap
diletakkan di mata dan disematkan di hati. Bila tujuan itu tidak tercapai dan
tak dapat diujudkan oleh sang guru dan pelajar, maka Ghazali menganggap
pendidikan itu gagal total. Imam Ghazali juga menyatakan bahwa pendidikan bukan tentang pangkat
dan bermegah-megah dan bukan untuk menipu orang-orang bodoh. Jadi pendidikan
menurut Imam Ghazali itu tidak menyimpang dari akhlak.

Menurut Hadji Khalifah, tujuan dari belajar bukan
hanya meraih rizki di dunia, tetapi juga untuk meraih hakikat, memperkuat akhlak,
dengan arti mencapai ilmu yang sebenarnya adalah mencapai akhlak yang sempurna.
Beliau juga menambahkan bahwa ilmu merupakan sesuatu yang paling lezat dan
paling mulia.

Pendidikan Islam adalah
pendidikan yang paling ideal, di mana ilmu di ajarkan karena ia mengandung
kelezatan-kelezatan rohaniah, untuk sampai kepada hakikat ilmiah dan akhlak
yang terpuji.

 

Manfaat Menuntut Ilmu menurut Islam

Dengan menuntut ilmu, seorang hamba dapat mengetahui
dampak kemashlahatan dan kemadharatan yang akan timbul dan dapat membaca
situasi dan kondisi kaum muslimin di zaman ini sebelum mengambil sikap.

Dari banyaknya manfaat menuntut ilmu, salah satunya
adalah Allah SWT telah menjanjikan bagi orang-orang yang menuntut ilmu dengan
tujuan baik akan mendapat ganjaran yaitu dinaikkan derajatnya. Seperti yang
dijelaskan dalam QS. al-Taubah ayat 122, Allah swt. berfirman:

“Tidak
sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak
pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam
pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya
apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga
dirinya”.

Ayat
tersebut menjelaskan bahwa meskipun kewajiban jihad penting dalam islam, orang
yang berjihad tetaplah harus menuntut ilmu atau jika sebuah golongan akan
berperang hendaknya mereka menyisakan beberapa orang untuk tetap tinggal dan
tidak ikut berjihad melainkan untuk menuntut ilmu dan meneruskannya pada
generasi berikutnya.

Dikatakan penting karena pendidikan berkaitan dengan nilai diri
manusia, terutama dalam mencari nilai itu sendiri. Dengan pendidikan manusia
akan mempunyai banyak ketrampilan dan kepribadian. Ketrampilan dan kepribadian
merupakan sekian banyak dari proses yang dialami manusia untuk menjadi makhluk
yang bekualitas baik fisik maupun mental. Pribadi berkualitasdan berakhlak
mulai tidak datang dengan sendirinya, tetapi ada semacam latihan-latihan/
riyadhah. Kebiasaan yang baik akan berakibat baik dan menjadi bagian dari
kepribadian keseharian, sebaliknya kepribadian dan kebisaan sehari-hari yang
buruk juga akan berakibat buruk terhadap kepribadaian dan perbuatan dirinya
sendiri.

 

KESIMPULAN

Setiap
mahluk Allah SWT yang terlahir di dunia memikul beban untuk menjadi khalifah di
bumi. Cara untuk mencapainya adalah melalui pendidikan. Pendidikan
berarti proses bimbingan secara sadar dari orang dewasa terhadap perkembangan
jasmani dan rohani anak didik, dengan cara mentransferkan berbagai aspek
kehidupan, baik rohani maupun jasmani, berupa pengetahuan, kecakapan atau
keterampilan sehingga membawa perubahan kepada kepribadian yang akhirnya dapat
hidup dengan baik secara individu maupun dalam masyarakat serta sadar terhadap
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Islam mewajibkan semua pengikutnya untuk
belajar. Tujuan pendidikan menurut islam adalah mendidik budi pekerti dan pendidikan jiwa.
Manfaat pendidikan tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri, namun juga untuk
orang banyak. Selain itu, manusia yang menuntut ilmu pula telah dijanjikan oleh
Allah SWT akan dinaikkan derajatnya.

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Irvin!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out